Skip to main content

Posts

Program Resistor

Program Penghitung Warna ada Resistor Temen-temen yang suka dengan merakit electrnik,tentunya bagi yang pingin belajar,..program ini bukan untuk ajang pamer,tetapi untuk saling berbagi saja,..tentunya program ini sangat sederhana,tetapi semoga bermanfaat..he3x

Keramik Bumijaya

Sejarah mencatat perkembangan keramik di Banten sudah cukup maju dan berkembang pesat. Tercatat hingga akhir tahun 1642, cukup bayak keramik berbagai jenis yang dikirim dari Banten menuju Eropa. Keramik Banten masih berkembang di Kampung Dukuh, Kecamatan Ciruas, Serang. Warga masarakat di kampung tersebut masih mempertahankan budaya membuat keramik khas Banten. Untuk itu, perlu adanya usaha ekstra keras untuk membangkitkan kembali industri keramik sebagai ciri khas Banten, dengan memulai membuat replika-replika keramik masa lalu, yang diselaraskan dengan selera kebutuhan konsumen masa kini. Sejauh ini, keramik Banten dapat di temukan di beberapa tempat, antara lain di pasar Anyer, Ciruas, Bali dan Mancanegara. Karena harganya relatif terjangkau oleh para wisatawan lokal maupun mancanegara. Keramik khas Banten terbagi dalam dua klasifikasi. Yang berbentuk wadah dan yang bukan wadah, keramik berbentuk wadah sendiri mempunyai subklasifikasi, yaitu pasu, piring persegi, piring bulat...

Kerajinan Gerabah Bumijaya

Siapa sangka, bila perkampungan yang tidak jauh dari pusat pemerintahan Provinsi Banten itu, ternyata menyimpan asset yang sangat berharga. Tangan-tangan terampil terus saja berkarya, mengolah tanah jadi keramik, bak sebuah tradisi leluhur kerajinan gerabah Panjunan. Gerabah bumijaya, Ciruas Serang pernah mengalami puncak keemasan sekitar tahun 1990-an, jauh sebelum kepemimpinan Orde Baru jatuh. Saat itu, bukan sesuatu yang aneh, jika beberapa warga desa setiap bulannya selalu pulang pergi ke pulau Bali, sekedar memenuhi order gerabah pesanan langsung wisatawan manca, apalagi nilai tukar rupiah terhadap dolar masih bisa dibanggakan. Kalau pun di Bali mereka hanya menumpang di gerai-gerai punya orang, namun sedikitnya telah mampu merubah gaya hidup. Perubahan memang selalu membawa dampak positif maupun negatip. Itu pula yang dialami ratusan perajin gerabah di Bumijaya, Serang. merosotnya nilai tukar rupiah membuat bisnis gerabah mengalami kelesuan. Karena saat itu, wisatawan manca mu...

Ketua Apdesi Banten Diusir

SERANG – Ketua Asosiasi Pemerintahan De­sa Indonesia (Apdesi) Banten Ahmad Hidir diusir saat menghadiri rapat pem­bahasan Rancangan Peraturan Dae­rah (Raperda) tentang Pedoman Penyusunan Orga­nisasi Pemerintahan Desa. Ia ditolak ke­­ha­dirannya oleh Muhsinin yang me­ru­pa­kan pemimpin sidang saat rapat tersebut. Me­nurut Muhsinin, pihaknya tidak per­­nah mengundang Apdesi Banten dalam pembahasan raperda tersebut, ia hanya mengundang Apdesi Kabupaten Serang. Meski Hidir juga tercatat sebagai anggota Apdesi Kabupaten Serang dan Kepala Desa Tunjungteja, Muhsinin berkukuh menolaknya karena kedatangan Hidir tidak disertai dengan surat tugas dari Apdesi Kabupaten Serang. “Tapi kalau jadi peserta peninjau silakan,” katanya. Karena kehadirannya ditolak oleh pe­mimpin sidang, Hidir langsung be­reaksi. Menurutnya, ia datang atas un­dangan Ketua DPRD Fahmi Hakim untuk dimintai pendapatnya soal raperda yang tengah dibahas. “Saya menghargai un­dangan beliau (Fahmi-red), saya diminta mewakili rek...

Harga Gabah Petani Anjlok

CIRUAS – Harga gabah petani di Kabu­paten Serang anjlok sejak se­bulan terakhir. Padahal mayoritas petani saat ini sedang panen raya. Mereka meminta pemerintah segera mengendalikan harga gabah yang terus melorot agar petani tidak rugi. Masniyah, petani di Desa Cerukcuk, Kecamatan Tanara, mengaku telah me­­manen padinya seluas setengah hektare dan mendapatkan tiga ton ga­bah. Ia tidak langsung menjual se­luruh hasil panennya karena ga­bah­nya hanya dihargai Rp 2.200 per kg oleh tengkulak. “Saya hanya menjual se­tengah saja,” kata Masniyah, Minggu (6/3). Rendahnya harga ga­bah tak sepadan dengan modal tanam yang telah ia keluarkan mulai da­ri bibit, pengolahan lahan, pera­wa­tan, pupuk, dan pestisida. “Saya ha­bis dana sekitar Rp 3 juta untuk se­­tengah hektare, itu belum termasuk te­naga untuk mengusir hama,” katanya. Abdul Latif, petani di Desa Sam­parwadi, Kecamatan Tirtayasa me­ngaku, meski harganya anjlok, ia ter­paksa menjual gabahnya untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari....

Ilir-ilir

Bagi mereka yang merupakan orang Jawa atau besar di Jawa mungkin sudah akrab dengan tembang Ilir-ilir, atau paling tidak pernah mendengarnya. Bagi mereka yang bukan orang Jawa pun mungkin pernah mendengar atau melihat Emha Ainun Najib dengan grup musik Kiai Kanjeng membawakan lagu ini. Irama tembang ini pula digunakan sebagai musik pengiring sinetron Wali Songo yang disiarkan oleh salah satu stasiun TV. Tembang ini sering dianggap sebagai tembang dolanan atau lagu yang dinyanyikan saat bermain-main oleh anak-anak pada saat terang bulan. Bahkan di daerah Jogja dan sekitarnya tembang ini dinyanyikan pada saat bermain Nini Towok, atau Jalangkungan. Tak banyak yang menyadari bahwa sesungguhnya tembang ini bukan sekedar tembang dolanan biasa. Ada makna yang sangat dalam yang terkandung dalam tembang sederhana ini. Sekalipun demikian tidak ada yang tahu pasti siapa yang menciptakan tembang ini. Mungkin karena tembang ini sudah ada sejak ratusan tahun lalu. Ada yang mengatakan penciptan...

Sajak Pertemuan Mahasiswa

Sajak Pertemuan Mahasiswa matahari terbit pagi ini mencium bau kencing orok di kaki langit melihat kali coklat menjalar ke lautan dan mendengar dengung di dalam hutan lalu kini ia dua penggalah tingginya dan ia menjadi saksi kita berkumpul disini memeriksa keadaan kita bertanya : kenapa maksud baik tidak selalu berguna kenapa maksud baik dan maksud baik bisa berlaga orang berkata : "kami ada maksud baik" dan kita bertanya : "maksud baik untuk siapa ?" ya ! ada yang jaya, ada yang terhina ada yang bersenjata, ada yang terluka ada yang duduk, ada yang diduduki ada yang berlimpah, ada yang terkuras dan kita disini bertanya : "maksud baik saudara untuk siapa ? saudara berdiri di pihak yang mana ?" kenapa maksud baik dilakukan tetapi makin banyak petani kehilangan tanahnya tanah - tanah di gunung telah dimiliki orang - orang kota perkebunan yang luas hanya menguntungkan segolongan kecil saja alat - alat kemajuan yang diimpor tida...